Statistika Inferensial – Pengertian Dan Dilengkapi Contohnya

Pelajaran Pendidikan

Statistika Inferensial – Pengertian Dan Dilengkapi Contohnya


Mungkin sebagian besar dari anda masih belum mengetahui apa iti statistika inferensial? Untuk itu kami akan membahasnya secara lebih jelas mulai dari pengertian lengkapnya yang disertai dengan contohnya.

Sebenarnya statistika sendiri memiliki dua jenis yakni statistika inferensial dan juga statistika deskriptif. Akan tetapi pada kesempatan kali ini kita akan lebih membahas secara lengkap mengenai statistika inferensial. Tapi sebelum ke penjelasan lebih lanjut, apakah anda sudah mengetahui apakah itu statistika?

Apabila anda masih belum mengetahuinya maka tak perlu khawatir cukup simak pembahasan di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Pengertian Statistika

Statistika adalah suatu ilmu yang khusus mempelajari mengenai cara untuk mengumpulkan data, menyajikan data, menganalisis data dan juga berinterpretasi mengenai data tersebut.

Statistika secara umum bekerja dengan menggunakan data numerik yang merupakan hasil cacahan atau pun hasil pengkuran yang dilakukan dengan data kategork yang diklasifikasikan menurut sebuah kriteria tertentu, informasi yang dicatat dan dikumpulkan baik itu informasi numerik ataupun informasi kategorik disebut sebagai sebuah pengamatan.

Jika didasarkan dari orientasi pembahasannya maka statistika dibedakan menjadi dua jenis yakni:

  1. Statistika Matematik (mathematical statistic)

    Statistika matematik atau yang biasa disebut dengan statistika teoritis adalah sebuah penerapan yang lebih berorientasi pada pemahaman atau model dan teknik – teknik statistika secara matematis – teoriti.

  2. Statistika Terapan (applied statistic)

    Statistika terapan ini sendiri lebih menekankan pada pembahasan dan pemahaman intuitif konsep dan juga teknik – teknik statistika penggunaannya pada berbagai bidang ilmu.

Metode Statistika

Metode statistika sendiri adalah prosedur yang digunakan pada penumpulan, penyajian, analisis dan juga penafsiran data. Metode – metode tersebut dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar yakni:

Statistika Deskriptif

Statistika Inferensial

Seperti yang sudah dijelakan bahwa pada artikel kali ini kita hanya akan membahas mengenai statistika inferensial. Apa itu statistika inferensial? Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini ya.

Statistik Inferensial

Dari sini dapat dilihat jika statistika inferensial merupakan sebuah metode yang biasanya digunakan untuk dapat menganalisis kelompok kecil dari data induknya atau sample yang diambil dari populasi sampai pada peramalan dan juga penarikan kesimpulan pada kelompok data induknya atau populasi.

Sehingga dapat disimpulkan jika statistika inferensial adalah rangkuman dari seluruh metode yang ada hubungannya dengan analisis sebagian data yang selanjutnya akan sampai pada peramalan atau pun penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan data induk dari populasi tersebut.

Generalisasi yang berhubungan dengan statistika inferensial ini mempunyai sifat yang tidak pasti, dikarenakan jika berdasar pada informasi parsial yang diperoleh dari sebagian data sehingga yang didapatkan adalah peramalan saja.

Contoh statistika inferensia:

Pada catatan kelulusan yang dilakukan selama lima tahun terakhir di sebuah Sekolah Menengah Atas ini menunjukkan jika sekitar 72% di antara siswa SMA lulus dengan nilai yang memuaskan. Nilai numerik 72% merupakan bentuk suatu statistika deskriptif.

Apabila didasarkan ini lalu seorang siswa bisa menyimpulkan apabila peluang dirinya akan lulus adalah dengan nilai yang sangat memuaskan yakni lebih dari 70% sehingga siswa tersebut telah melakukan statistika inferensial yang tentu mempunyai sifat yang tak pasti.

Contoh gambar Statistika inferensi


Statistika inferensial ini biasanya diadakan pendugaan parameter yang membuat hipotesis juga melakukan pengujian hipotesis tersebut. Sehingga sampai pada kesimpulan yang berlaku secara umum. Metode ini pun umumnya disebut sebagai statistika induktif dikarenakan kesimpulan yang ditarik berdasarkan pada informasi dari sebagian datanya saja.

Pengambilan kesimpulan statistika inferensial ini juga hanya didasari pada sebagaian data yang dapat menyebabkan sifatnya menjadi tidak pasti sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan pada pengambilan keputusan, sampai pengetahuan teori peluang mutlak diperlukan di dalam melakukan metode – metide statistika inferensial.

Fungsi Statistika Inferensial

Statistika inferensial merupakan statistik yang memiliki tujuan untuk menaksir secara umum suatu populasi dengan menggunakan hasil sampel, termasuk di dalamnya teori penaksiran dan juga pengujian teori. statistika inferensial diperguankan untuk melakukan beberapa hal seperti:

  1. Melakukan generalisasi dari sampel ke populasi
  2. Melakukan uji hipotesis

Ruang lingkup Bahasan Statistika Inferensial

Apabila berdasarkan ruang lingkup bahasannya, statistika inferensial bisa mencakup:

  1. Probabilitas atau teori kemungkinan
  2. Dristribusi teoritis
  3. Analisis kovarians
  4. Sampling dan sampling distribusi
  5. Pendugaan populasi atau teori populasi
  6. Analisis varians
  7. Uji Hipotesis
  8. Analisis korelasi dan uji signifikasi
  9. Analisis regresi untuk peramalan

Perbedaan Statistik Deskriptif dan Statistik Inferensia

Statistika inferensial dan statistika deskriptif sudah pasti memiliki perbedaan yang dapat dilihat dengan jelas, berikut ini adalah perbedaannya beserta penjelasannya :

  1. Statistika deskriptif hanya terbatas pada penyajian data dalam bentuk tabel, diagram, maupun grafik dan besaran lainnya.
  2. Sementara statistika inferensial tak hanya mencakup statistic deskriptif saja namun juga bisa digunakan untuk melakukan estimasi dan juga penarikan kesimpulan terhadap populasi dari sampelnya. Agar anda dapat sampai pada penarikan kesimpulan statistika inferensial harus melalui beberapa tahap uji hipotesis dan juga uji statistik.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Statistika Inferensial, semoga pembahasan materi kali ini dapat menambah ilmu pengetahuan anda semua.

ARtikel Lainnya :